Rabu, 30 November 2016
videoteks
vi·de·o·teks /vidéotéks/ pelayanan data melalui jaringan telepon yg menyangkut kegiatan, spt jadwal kereta api, acara bioskop melalui terminal video
ulur
1ulur v, meng·u·lur v 1 melepaskan (tali dsb) supaya memanjang: ~ tali layang-layang; 2 menjadi panjang; (dapat) memanjang; mulur: setelah direndam karet ini dapat ~; 3 menjulur; menganjur (lidah, tangan, dsb): tampak lidahnya ~; 4 ki terus-menerus (bersikap) memberi; menuruti (kemauan orang dsb): tidaklah betul bahwa pihak republik saja yg ~ dl persetujuan Renville itu; 5 ki memanjangkan (umur dsb); memperlama; menunda (waktu): ~ hidup; ~ waktu; ~ pembicaraan;
~ lidah ki meminta kembali barang yg sudah diberikan;
meng·u·lur·kan v 1 melepaskan (tali dsb) supaya memanjang: ia ~ tali pancing itu panjang-panjang; 2 menjulurkan (lidah); menganjurkan (tangan, kaki) ke muka; menyembulkan (kepala): ia ~ kepalanya hendak melihat isi bakul itu; 3 memanjangkan; memperpanjang (waktu pembicaraan dsb): panitia ~ pasar malam itu beberapa hari lagi; 4 melepas atau memuaskan (hawa nafsu); menuruti (kemauan, keinginan, dsb): janganlah ~ nafsunya; ~ kemauan anaknya yg bengal itu; 5 menyampaikan atau memberikan (dng menganjurkan tangan ke muka); menunjukkan: sambil berkata demikian ia ~ kertas kepadaku; 6 Mk mengantarkan (nasi, uang, dsb): Adik ~ nasi ke sawah;
~ bantuan memberikan pertolongan atau bantuan; ~ tangan 1 menganjurkan tangan ke muka (mengajak bersalaman dsb); 2 ki memberikan pertolongan atau bantuan; 3 ki ikut menyelesaikan persoalan; ikut mencampuri urusan orang; turun tangan;
meng·u·lur-u·lur v 1 memanjang-manjangkan (waktu perundingan dsb); menunda-nunda (janji, persetujuan, dsb): kerjakanlah tugasmu sekarang, jangan ~ waktu; 2 cak menafsirkan (pasal dl undang-undang, ayat-ayat dl kitab suci, perjanjian, dsb) dng sekehendak hati (diperluas atau dipersempit maknanya dsb): pembela telah ~ pasal-pasal yg dituduhkan jaksa untuk membebaskan terdakwa;
ter·u·lur 1 v (sudah) diulur(kan); dapat diulur(kan): ia memejamkan matanya setiap kali melihat tangan orang itu ~ ke arah dirinya; 2 a dl keadaan menjulur (memanjang): lubang buluh itu ~ ke atas rumahnya;
~ lidah ki payah; setengah mati;
ulur·an n sesuatu yg diulurkan sbg pemberian;
~ tangan 1 tangan yg diulurkan; 2 ki pemberian bantuan;
peng·u·lur·an n proses, cara, perbuatan mengulur (mengulurkan)
~ lidah ki meminta kembali barang yg sudah diberikan;
meng·u·lur·kan v 1 melepaskan (tali dsb) supaya memanjang: ia ~ tali pancing itu panjang-panjang; 2 menjulurkan (lidah); menganjurkan (tangan, kaki) ke muka; menyembulkan (kepala): ia ~ kepalanya hendak melihat isi bakul itu; 3 memanjangkan; memperpanjang (waktu pembicaraan dsb): panitia ~ pasar malam itu beberapa hari lagi; 4 melepas atau memuaskan (hawa nafsu); menuruti (kemauan, keinginan, dsb): janganlah ~ nafsunya; ~ kemauan anaknya yg bengal itu; 5 menyampaikan atau memberikan (dng menganjurkan tangan ke muka); menunjukkan: sambil berkata demikian ia ~ kertas kepadaku; 6 Mk mengantarkan (nasi, uang, dsb): Adik ~ nasi ke sawah;
~ bantuan memberikan pertolongan atau bantuan; ~ tangan 1 menganjurkan tangan ke muka (mengajak bersalaman dsb); 2 ki memberikan pertolongan atau bantuan; 3 ki ikut menyelesaikan persoalan; ikut mencampuri urusan orang; turun tangan;
meng·u·lur-u·lur v 1 memanjang-manjangkan (waktu perundingan dsb); menunda-nunda (janji, persetujuan, dsb): kerjakanlah tugasmu sekarang, jangan ~ waktu; 2 cak menafsirkan (pasal dl undang-undang, ayat-ayat dl kitab suci, perjanjian, dsb) dng sekehendak hati (diperluas atau dipersempit maknanya dsb): pembela telah ~ pasal-pasal yg dituduhkan jaksa untuk membebaskan terdakwa;
ter·u·lur 1 v (sudah) diulur(kan); dapat diulur(kan): ia memejamkan matanya setiap kali melihat tangan orang itu ~ ke arah dirinya; 2 a dl keadaan menjulur (memanjang): lubang buluh itu ~ ke atas rumahnya;
~ lidah ki payah; setengah mati;
ulur·an n sesuatu yg diulurkan sbg pemberian;
~ tangan 1 tangan yg diulurkan; 2 ki pemberian bantuan;
peng·u·lur·an n proses, cara, perbuatan mengulur (mengulurkan)
supervisor
su·per·vi·sor n pengawas utama; pengontrol utama; penyelia
sterol
ste·rol /stérol/ n Kim alkohol tidak jenuh, ditemukan dl alam pd setiap hewan dan sel tumbuhan (kecuali sel bakteri) yg memainkan peranan penting dl metabolisme
sombong
som·bong a menghargai diri secara berlebihan; congkak; pongah: tabiatnya agak aneh, sebentar -- sebentar rendah hati; berkata dng --;
ber·som·bong v meninggikan (memegahkan) diri; berkata (berbuat dsb) dng congkak: jadi orang jangan suka -, nanti tidak punya teman;
me·nyom·bong v bersombong;
me·nyom·bongi v menyombong kpd: tidak guna engkau - gurumu, engkau tidak akan lebih pandai daripadanya;
me·nyom·bong·kan v 1 memegahkan (diri): krn terlampau - dirinya, tidak ada lagi orang yg menaruh hormat kepada- nya; 2 membanggakan; membualkan: jangan suka - kepandaian di depan orang banyak akibatnya tidak baik;
pe·nyom·bong n orang yg sombong; (orang yg) suka menyombong(kan) diri;
ke·som·bong·an n hal (sifat dsb) sombong; keangkuhan; kecongkakan; takabur: cobaan dan bencana itu belum dapat melunturkan -nya
ber·som·bong v meninggikan (memegahkan) diri; berkata (berbuat dsb) dng congkak: jadi orang jangan suka -, nanti tidak punya teman;
me·nyom·bong v bersombong;
me·nyom·bongi v menyombong kpd: tidak guna engkau - gurumu, engkau tidak akan lebih pandai daripadanya;
me·nyom·bong·kan v 1 memegahkan (diri): krn terlampau - dirinya, tidak ada lagi orang yg menaruh hormat kepada- nya; 2 membanggakan; membualkan: jangan suka - kepandaian di depan orang banyak akibatnya tidak baik;
pe·nyom·bong n orang yg sombong; (orang yg) suka menyombong(kan) diri;
ke·som·bong·an n hal (sifat dsb) sombong; keangkuhan; kecongkakan; takabur: cobaan dan bencana itu belum dapat melunturkan -nya
sinemaskop
si·ne·ma·skop /sinémaskop/ n alat (lensa) khusus digunakan untuk gambar hidup sehingga gambar kelihatan lebih besar
Langganan:
Postingan (Atom)